Agustus 21st, 2018 // ForBALI

Tidak Saja Aksi Demo, Aktivis ForBALI Juga Rutin Lakukan Aksi Bersih-Bersih.

foto Beach Clean Up oleh Komunitas Leak Sanur 22 Mei 2018 (3)

Aktifis ForBALI yang sudah sekitar 5 tahun ini, tidak saja rutin lakukan aksi-aksi demo dan pemasangan atribut penolakan reklamasi reklamasi Teluk Benoa namun juga rutin lakukan aksi bersih-bersih lingkungan ataupun pantai.

Seperti yang dilakukan komunitas Leak Sanur yang merupakan basis gerakan Bali Tolak Reklamasi diwilayah Sanur. Pada pagi hari selasa 22 mei 2018 sekitar 07.30 wita di sepanjang Pantai Karang mereka melakukan kegiatan bersih-bersih pantai atau beach cleanup.

I Wayan Hendrawan, koordinator Leak Sanur disela-sela kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan beach cleanup memang rutin mereka lakukan hampir setiap minggu disamping berupaya menjaga kebersihan pantai juga berusaha menggugah kesadaran masyarakat dan pengunjung pantai agar senantiasa menjaga kebersihan. Lebih lanjut Apel, panggilan akrabnya menjelaskan “Untuk kondisi saat ini dalam upaya menjaga lingkungan, tidak cukup hanya dengan bergotong royong bersih-bersih lingkungan tapi juga berani melakukan perlawanan terhadap kekuatan-kekuatan rakus yang dapat merusak lingkungan kita”.

Nampak pula pada kegiatan beach cleanup ini beberapa wisatawan asing ikut serta memungut sampah bersama mereka.

I Ketut Ariawan yang akrab dipanggil Awan, salah seorang pemuda yang ikut serta pada kegiatan tersebut menyampaikan, “Kami pemuda di Sanur memiliki beberapa komunitas yang rutin melakukan kegiatan beach clean up untuk menjaga pantai kami dan juga turut aktif dalam aksi-aksi demo menolak reklamasi Teluk Benoa” jelasnya.

foto Beach Clean Up oleh Komunitas Leak Sanur 22 Mei 2018 (3)

Aktifis ForBALI yang sudah sekitar 5 tahun ini, tidak saja rutin lakukan aksi-aksi demo dan pemasangan atribut penolakan reklamasi reklamasi Teluk Benoa namun juga rutin lakukan aksi bersih-bersih lingkungan ataupun pantai.

Seperti yang dilakukan komunitas Leak Sanur yang merupakan basis gerakan Bali Tolak Reklamasi diwilayah Sanur. Pada pagi hari selasa 22 mei 2018 sekitar 07.30 wita di sepanjang Pantai Karang mereka melakukan kegiatan bersih-bersih pantai atau beach cleanup.

I Wayan Hendrawan, koordinator Leak Sanur disela-sela kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan beach cleanup memang rutin mereka lakukan hampir setiap minggu disamping berupaya menjaga kebersihan pantai juga berusaha menggugah kesadaran masyarakat dan pengunjung pantai agar senantiasa menjaga kebersihan. Lebih lanjut Apel, panggilan akrabnya menjelaskan “Untuk kondisi saat ini dalam upaya menjaga lingkungan, tidak cukup hanya dengan bergotong royong bersih-bersih lingkungan tapi juga berani melakukan perlawanan terhadap kekuatan-kekuatan rakus yang dapat merusak lingkungan kita”.

Nampak pula pada kegiatan beach cleanup ini beberapa wisatawan asing ikut serta memungut sampah bersama mereka.

I Ketut Ariawan yang akrab dipanggil Awan, salah seorang pemuda yang ikut serta pada kegiatan tersebut menyampaikan, “Kami pemuda di Sanur memiliki beberapa komunitas yang rutin melakukan kegiatan beach clean up untuk menjaga pantai kami dan juga turut aktif dalam aksi-aksi demo menolak reklamasi Teluk Benoa” jelasnya.