September 25th, 2017 // ForBALI

Warga Adat Tanjung Benoa Tak Pernah Padam Menolak Reklamasi.

IMG-20170925-WA0009

Warga Desa Adat Tanjung Benoa yang terdiri dari 4 banjar, pada Sabtu 23 September 2017 mendirikan kembali 5 buah baliho penolakan reklamasi Teluk Benoa yang diiringi pula pengibaran bendera.

Dipimpin langsung oleh Bendesa Adat Tanjung Benoa I Made Wijaya, Warga dan pemuda dari ST. Eka Purwa Kanthi Banjar Purwa Santhi, ST. Yowana Putra Pascima Banjar Kertha Pascima, ST. Madya Utarayana Banjar Tengah dan ST. Yowana Yadnya Patni Banjar Anyar mendirikan baliho di catus pata desa.

Bendesa Adat Tanjung Benoa dalam sambutannya menyampaikan bahwa Desa Adat Tanjung Benoa tetap konsisten menolak reklamasi Teluk Benoa dan mengajak warganya untuk terus dan tetap semangat dalam berjuang.

Sementara itu Wayan Kartika, Ketua TBTR (Tanjung Benoa Tolak Reklamasi) menjelaskan bahwa kegiatan yang mereka lakukan tersebut untuk tetap menjaga semangat warga Tanjung Benoa dalam perjuangan panjang menolak reklamasi. “Dalam perjuangan panjang ini, terkadang terasa melelahkan untuk itu kita harus tetap semangat”, jelasnya.

 

IMG-20170925-WA0009

Warga Desa Adat Tanjung Benoa yang terdiri dari 4 banjar, pada Sabtu 23 September 2017 mendirikan kembali 5 buah baliho penolakan reklamasi Teluk Benoa yang diiringi pula pengibaran bendera.

Dipimpin langsung oleh Bendesa Adat Tanjung Benoa I Made Wijaya, Warga dan pemuda dari ST. Eka Purwa Kanthi Banjar Purwa Santhi, ST. Yowana Putra Pascima Banjar Kertha Pascima, ST. Madya Utarayana Banjar Tengah dan ST. Yowana Yadnya Patni Banjar Anyar mendirikan baliho di catus pata desa.

Bendesa Adat Tanjung Benoa dalam sambutannya menyampaikan bahwa Desa Adat Tanjung Benoa tetap konsisten menolak reklamasi Teluk Benoa dan mengajak warganya untuk terus dan tetap semangat dalam berjuang.

Sementara itu Wayan Kartika, Ketua TBTR (Tanjung Benoa Tolak Reklamasi) menjelaskan bahwa kegiatan yang mereka lakukan tersebut untuk tetap menjaga semangat warga Tanjung Benoa dalam perjuangan panjang menolak reklamasi. “Dalam perjuangan panjang ini, terkadang terasa melelahkan untuk itu kita harus tetap semangat”, jelasnya.