April 28th, 2017 // ForBALI

Desa Pekraman Pemogan Tegas Menolak Reklamasi Teluk Benoa

Pemogan Tolak Reklamasi

Perjuangan panjang menolak reklamasi Teluk Benoa tidak menyurutkan semangat warga Desa Pekraman Pemogan untuk terus berjuang menyuarakan penolakan proyek reklamasi Teluk Benoa.

Hal ini ditunjukkan warga Desa Pekraman Pemogan dengan mendirikan baliho baru di Jln Pulau Galang, Banjar Gunung, Desa Pekraman Pemogan.

Ketut Darma Putra, salah seorang pemuda warga Desa Pekraman Pemogan, mengatakan perjuangan menolak reklamasi Teluk Benoa bukanlah hal yang mudah. Sudah empat tahun perjuangan rakyat Bali namun penguasa belum memberikan sinyal untuk membatalkan proyek reklamasi. “Namun, kami sebagai masyarakat pesisir yang berhadapan langsung dengan Teluk Benoa sampai kapan pun akan tegas dan konsisten menolak reklamasi Teluk Benoa,” katanya.

I Made Budi, anggota LPM Desa Pemogan yang ikut serta dalam pemasangan baliho tersebut menyatakan bahwa warga Desa Pekraman Pemogan akan terus berjuang sampai penguasa membatalkan Perpres 51 tahun 2014 yang merupakan jalan bagi investor untuk mereklamasi Teluk Benoa. “Kami akan menjadi garda terdepan dalam penolakan reklamasi Teluk Benoa sampai pemerintah membatalkan Perpres tersebut,” tegasnya.

Pemogan Tolak Reklamasi

Perjuangan panjang menolak reklamasi Teluk Benoa tidak menyurutkan semangat warga Desa Pekraman Pemogan untuk terus berjuang menyuarakan penolakan proyek reklamasi Teluk Benoa.

Hal ini ditunjukkan warga Desa Pekraman Pemogan dengan mendirikan baliho baru di Jln Pulau Galang, Banjar Gunung, Desa Pekraman Pemogan.

Ketut Darma Putra, salah seorang pemuda warga Desa Pekraman Pemogan, mengatakan perjuangan menolak reklamasi Teluk Benoa bukanlah hal yang mudah. Sudah empat tahun perjuangan rakyat Bali namun penguasa belum memberikan sinyal untuk membatalkan proyek reklamasi. “Namun, kami sebagai masyarakat pesisir yang berhadapan langsung dengan Teluk Benoa sampai kapan pun akan tegas dan konsisten menolak reklamasi Teluk Benoa,” katanya.

I Made Budi, anggota LPM Desa Pemogan yang ikut serta dalam pemasangan baliho tersebut menyatakan bahwa warga Desa Pekraman Pemogan akan terus berjuang sampai penguasa membatalkan Perpres 51 tahun 2014 yang merupakan jalan bagi investor untuk mereklamasi Teluk Benoa. “Kami akan menjadi garda terdepan dalam penolakan reklamasi Teluk Benoa sampai pemerintah membatalkan Perpres tersebut,” tegasnya.